Kamis, 08 April 2010

Keterampilan Proses dalam IPA

Keterampilan Proses dalam IPA

1. Mengobservasi / mengamati
Mengobservasi / mengamati adalah menggunakan semua alat indra (melihat, meraba, mencium, mendengar dan mengecap) dengan seksama untuk memilah-milah sesuatu yang penting dari sesuatu yang kurang penting / tidak penting. Prasarat utama dalam mengobservasi adalah pemusatan perhatian, ketelitian, dan kecermatan dalam melihat, mendengar, dsb sehingga dapat memilah-milah sesuatu yang penting tersebut.
2. Perhitungan
Menghitung adalah keterampilan dasar yang berhubungan dengan angka-angka untuk mencapai nilei mutlak kebenaran.menghitung disini dapat berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Hasil perhitungan dapat berupa tabel, grafik maupun histogram. Tingkat kesulitan menghitung juga harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan siswa.
3. Pengukuran
Pengukuran didasarkan pada perbandingan, seperti membandingkan panjang, luas, volume, dsb. Pelatihan pengukuran dilakukan secara bertahap yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan siswa.
4. Klasifikasi
Keterampilan klasifikasi adalah keterampilan dalam menggolong-golongkansesuai denagan tujuan yang diinginkan. Prasarat utama dalam mengklasifikasi adalah siswa harus terlatih untuk memahami persamaan dan perbedaan sesuatu. Dasar dari klasifikasi adalah dapat berupa cirri khusus, tujuan, maupun untuk kepentingan tertentu.
5. Pengenalan ruang dan waktu serta hubungan keduanya
Keterampilan ini berkaitan dengan pengenalan bentuk-bentuk ruang (lingkaran, segiempat, segitiga, dsb), pengenalan arah (kanan, kiri, atas, bawah, dsb), pengenalan waktu (menit, jam, detik, sehari, dsb), serta hubungan yang satu dengan yang lainnya (jarak, kecepatan, waktu, dsb)



6. Pembuatan hipotesis
Hipotesis adalah suatu perkiraan ilmiah tentang pemecahan suatu masalah yang selanjutnya akan diuji kebenarannya melalui penelitian. Denagan melatih siswa untuk dapat membuat hipotesis maka secara langsung akan menumbuhkan dan mengembangkan sikap kritis dan ilmiah.
7. Perencanaan penelitian / eksperimen
Sebelum melakukan suatu penelitian, siswa perlu dilatih untuk dapat merencanakan segala sesuatu yang di butuhkan agar penelitian tersebut berjalan dengan lancar.hal-hal yang penting dalam merencanakan penelitian adalah kita harus dapat mengetahui jenis dan jumlah alat dan bahan yang dibutuhkan,faktor / variabel yang dikendalikan, prosedur kerja yang harus ditempuh, cara mencatat, mengolah, dan menginterpretasikan data untuk membuat kesimpulan.
8. Pengendalian variabel
Pengendalian variabel atau faktor sangat penting dalam suatu penelitian, dikarenakan dengan kita dapat mengendalikan variabel, maka secara tidak langsung kita juga dapat mengidentifikasi hal-hal yang mendukung dan yang tidak mendukung eksperimen yang kita lakukan. Variabel disini dapat berupa variabel bebas maupun terikat.

9. Interpretasi data
Keterampilan interpretasi data adalah keterampilan dasar dalam menafsirkan data-data yang telah dikumpulakan dalam penelitian sehingga dapat mendukung suatu penarikan kesimpulan. Dalam menginterpretasikan data, kita harus memperhatikan kaidah-kaidah ilmiah dimana hal ini mendukung penarikan kesimpulan yang logis dan tidak semata-mata hasil rekaan.
10. Kesimpulan sementara ( Inferensi )
Kesimpulan sementara dibuat dengan tujuan agar siswa terlatih untuk dapat mengembangan keterampilan dasarnya. Keterampilan ini didasarkan pada penarikan kesimpulan sementara dari data-data yang telah terkumpul pda suatu waktu tertentu yang memang harus dibuktikan terlebih dahulu dengan penelitian. Jadi dapat dikatakan penarikan kesimpulan sementara dilakukan sebelum penelitian itu diadakan.
11. Peramalan
Peramalan disini didasarkan pada fakta atau data yang telah diperoleh dan dikumpulkan melalui kegiatan observasi, pengukuran, eksperimen, dsb yang sudah memperlihatkan suatu kecenderungan gejala tertentu. Jadi dapat dikatakan keterampilan ini dilakukan sesudah penelitian dilakukan namun sebelum penarikan kesimpulan yang mutlak.
12. Penerapan (Aplikasi)
Keterampilan ini menghendaki agar kita mampu menerapkan atau mengaplikasikan suatu konsep, prinsip, atau teori untuk memecahkan suatu masalah. Dengan demikian kita akan terlatih untuk dapat menyelesaikan suatu masalah berdasarkan konsep ilmiah tidak hanya sesuatu yang tidak berlandaskan apapun.
13. Komunikasi
Keterampilan komunikasi adalah keterampilan untuk menyampaikan gagasa, pendapat, hasil penelitian, penemuan, dsb kepada orang lain baik lisan maupun tertulis, yang biasanya dilengkapi dengan penyajian data dalam bentuk gambar, model, table, grafik, diagram,dsb,yang akan memudahkan orang lain untuk memahami apa yang dikomunikasikan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar